<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Al-Fatih&#039;s blog</title>
	<atom:link href="http://agusgerrard08.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agusgerrard08.wordpress.com</link>
	<description>&#34;Melukis Mimpi dengan Pena Harapan&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Nov 2011 08:25:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agusgerrard08.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/018a98824a5f01d9ffdc3ed02721fd11?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Al-Fatih&#039;s blog</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agusgerrard08.wordpress.com/osd.xml" title="Al-Fatih&#039;s blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agusgerrard08.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tehnik Jitu</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/10/16/tehnik-jitu/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/10/16/tehnik-jitu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 02:01:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[media ampuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Waduh, dah lama sekali jari jemari ini tak berkutat dengan keyboard. Sampai gatel rasanya. he&#8230;.. (lebay mode on) Berbicara mengenai jurus jitu, pasti tidak ada yang tidak setuju kalau media adalah sarana terjitu untuk membuat polemik, isu, berita dll. dan yang lagi booming banget salah satunya adalah jejaring sosial &#8220;muka buku&#8221; betul gak?. Bagaimana enggak, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=348&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waduh, dah lama sekali jari jemari ini tak berkutat dengan keyboard.<br />
Sampai gatel rasanya. he&#8230;.. (lebay mode on)</p>
<p>Berbicara mengenai jurus jitu, pasti tidak ada yang tidak setuju kalau media adalah sarana terjitu untuk membuat polemik, isu, berita dll. dan yang lagi booming banget salah satunya adalah jejaring sosial &#8220;muka buku&#8221; betul gak?.<br />
Bagaimana enggak, saya jadi ingat waktu baca tagline salah satu televisi swasta dalam keadaan setengah sadar, tertulis bahwa Indonesia merupakan salah satu dari keempat negara pengguna internet terbesar di kawasan Asia. dan &#8220;muka buku&#8221; adalah yang paling banyak diakses.<span id="more-348"></span>Sedikit curhat mengenai keefektivitasan &#8220;muka buku&#8221; dalam membentuk citra pemiliknya, ternyata hampir mendekati 100 % keampuhannya bro!. Hal ini terbukti dengan sedikit riset (ceileh bahasanye&#8230;^^) yang saya lakukan.<br />
Sebetulnya simple banget apa yang saya lakukan.<br />
Hanya dengan mengupdate status, seabreg temen2 saya langsung menyerbu wall saya dengan berbagai macam komentar.<br />
dan bisa diitung yang merespon dengan filterisasi. selebihnya terlalu qona&#8217;ah kali ya. he&#8230;mantep gila gak tuh!</p>
<p>makanya gak aneh waktu di televisi sempet banyak kasus tentang penipuan lah, anak orang dibawa kaburlah, jrrd.</p>
<p>So, buat temen2 saya cuma ingin ngasih tau, yang namanya media itu bagai pedang bermata dua. keatas tajam, kebawah iya. bisa dipakai untuk hal positif, bisa juga untuk menjatuhkan seseorang. makanya, hati-hatilah dalam menerima informasi yang ada. disaring dulu, pake ayakan kalo perlu.he&#8230;&#8230;..</p>
<p>[Al-Fatih]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/348/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=348&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/10/16/tehnik-jitu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertemuan dalam Perpisahan</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/09/27/pertemuan-dalam-perpisahan/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/09/27/pertemuan-dalam-perpisahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 04:45:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor EduCARE]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[naskah]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Pancaran wajah bahagia mereka masih terbayang jelas dalam pikiran. Jangankan yang  baru berlalu 2 hari yang lalu, waktu dimana kami baru bertemu dalam suasana MOM (Masa Orientasi Mahasiswa) pun masih terekam dengan sangat jelas. Kelompok saya pada waktu itu adalah &#8220;Mujahid Muda&#8221;, kelompok yang mendapatkan perlawanan paling sengit dari kelompok yang bernama &#8220;Mujahid-Tua&#8221;. (sebetulnya nama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=342&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/09/graduation-silhouette.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-344" title="Graduation-Silhouette" src="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/09/graduation-silhouette.jpg?w=614" alt=""   /></a>Pancaran wajah bahagia mereka masih terbayang jelas dalam pikiran. Jangankan yang  baru berlalu 2 hari yang lalu, waktu dimana kami baru bertemu dalam suasana MOM (Masa Orientasi Mahasiswa) pun masih terekam dengan sangat jelas.<span id="more-342"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kelompok saya pada waktu itu adalah &#8220;Mujahid Muda&#8221;, kelompok yang mendapatkan perlawanan paling sengit dari kelompok yang bernama &#8220;Mujahid-Tua&#8221;. (sebetulnya nama kelompok yang satu lagi itu hanya mujahid saja, tapi karena kelompok saya bernama Mujahid Muda, maka banyak yang bilang kelompok yang satu lagi itu Mujahid-Tua). he&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Perkenalan pun dimulai.<br />
diawali dari masing-masing kelompok, kami bertukar identitas satu sama lain. (penukaran kolor tidak diperkenankan dikelompok kami) Ckckckc.</p>
<p style="text-align:justify;">Materikulasi, Outbond, dan macam-macam kegiatan telah menjadi rangkaian acara pada saat itu. &#8220;Pertempuran&#8221; antar kelompok pun menjadi suatu hal yang menarik disini. Tidak seperti yang beredar di Tv, penuh dengan kekerasan. disini pertempurannya menggunakan kekompakan, ketelitian, kreativitas dll. Semua pun bahagia dalam suasana kompetisi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak hanya kompetisi, suasana kekeluargaan sangat terasa kental dikampus ini. Suasana yang mungkin tidak pernah dirasakan mahasiswa2 dikampus yang lain. Susah, senang semuanya dilalui bersama. saling membantu, bahu-membahu mendorong satu sama lain untuk lebih maju. Suasana yang sekarang dan seterusnya akan selalu dirindukan. Suasana yang telah menjadi senjata ampuh dan tidak mampu membiarkan pernak-pernik kehidupan kami hilang.</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh suatu kenangan yang indah.</p>
<p style="text-align:justify;">Masa MOM, pembelajaran, Praktek Industri, Penyusunan Laporan, Sidang, sampai wisuda seakan menjadi fase2 yang telah kami lewati. dan masih tergambar dengan jelas setiap <em>scene </em>dari masing2 fase itu.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Teman, mungkin hari sabtu kemarin merupakan pertemuan terakhir kita sebagai Mahasiswa BEC, tapi pada saat yang bersamaan pula menjadi pertemuan awal generasi-generasi rabbani yang kreatif, kompetitif dan inovatif. Kini kita sudah diantarkan oleh BEC kepintu gerbang kesuksesan. Berlarilah!!!&#8230;.. kita bertemu lagi digaris akhir sebagai individu yang SUPER&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">[Al-fatih]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/342/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=342&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/09/27/pertemuan-dalam-perpisahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/09/graduation-silhouette.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Graduation-Silhouette</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cintaku Bersemi</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/08/03/cintaku-bersemi/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/08/03/cintaku-bersemi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 04:23:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[gundah hati]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin gak sedikit orang yang pernah merasakan kerinduan yang begitu besar terhadap sesuatu. Keinginan untuk bertemu itu terkadang menjadi sesuatu yang lebih besar dibandingkan dengan apa yang kita inginkan sebelumnya,.. seperti itu pula lah yang sedang aku rasakan. Kerinduan yang amat besar dan tak terbendung. Kerinduan yang bermuara pada harapan untuk menjadi manusia yang lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=334&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/08/1450486170_3e36fd9c47.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-335" title="Ramadhan" src="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/08/1450486170_3e36fd9c47.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Mungkin gak sedikit orang yang pernah merasakan kerinduan yang begitu besar terhadap sesuatu. Keinginan untuk bertemu itu terkadang menjadi sesuatu yang lebih besar dibandingkan dengan apa yang kita inginkan sebelumnya,..<span id="more-334"></span></p>
<p style="text-align:justify;">seperti itu pula lah yang sedang aku rasakan. Kerinduan yang amat besar dan tak terbendung. Kerinduan yang bermuara pada harapan untuk menjadi manusia yang lebih baik dimasa mendatang. Aku yang berlari tanpa pernah tahu arah mana yang dituju, terkadang merasa lelah dan bosan. Tapi, kemanapun langkah itu dituju, disitulah titik sebenarnya dari apa yang kita cari.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak terasa Ramadhan kini telah melambai menggapaikan keindahannya kepada setiap hamba yang merindukannya. Dia datang membawa pengharapan untuk mengembalikan izzah dan kemampuan diri dalam melawan yang ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Berharap Ramadhan kali ini akan menjadi titik revolusi menuju revolusionalitas yang penuh dengan makna. ALLAHU AKBAR&#8230;!!!</p>
<p style="text-align:justify;">
&#8220;Pelukis Mimpi&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/334/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=334&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/08/03/cintaku-bersemi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/08/1450486170_3e36fd9c47.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ramadhan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perhelatan Akbar 20 Juli 2010</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/07/23/perhelatan-akbar-20-juli-2010/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/07/23/perhelatan-akbar-20-juli-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 07:05:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[BEC]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor EduCARE]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[sidang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[Semilirnya angin yang menerpa bulir keistiqomahan kini telah berevolusi bagai badai dimusim penghujan. Kenikmatan kesendirian yang dulu dan kini masih kurasakan, selalu menjadi ujung tombak penghilang kesedihan. Bermimpi atau mati, masih menjadi hentakan yang tak pernah padam dalam melecutkan semangatku. Setidaknya itu selalu berhasil dalam melawan rasa malas dan keterpurukan. Dua hari yang lalu, tepatnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=330&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/07/strugle.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-331" title="strugle" src="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/07/strugle.jpg?w=300&#038;h=235" alt="" width="300" height="235" /></a>Semilirnya angin yang menerpa bulir keistiqomahan kini telah berevolusi bagai badai dimusim penghujan. Kenikmatan kesendirian yang dulu dan kini masih kurasakan, selalu menjadi ujung tombak penghilang kesedihan. Bermimpi atau mati, masih menjadi hentakan yang tak pernah padam dalam melecutkan semangatku. Setidaknya itu selalu berhasil dalam melawan rasa malas dan keterpurukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 20 Juli 2010. Menjadi salah satu hari paling bersejarah dalam kategori perhelatan yang cukup akbar. segala deru menyeru dalam perseteruan 3 orang yang tak seimbang. Tak mudah memang dalam mempertahankan apa yang kita yakini sudah benar, namun jauh lebih susah untuk membuka kesadaran kita untuk menerima sesuatu yang lebih pasti dari orang lain.<span id="more-330"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Terlihat memang sepak terjang yang masih minim membuatku sedikit gugup dalam perhelatan ini. Keringat yang biasanya hanya keluar menerobos pori-pori dan lapisan epidermis dikulit tipisku ini ketika berolahraga atau berjalan dari rumah ke kampus, mengucur deras bagaikan riak sungai yang menggerus bantarannya sedikit demi sedikit. Belum pula tatapan kedua orang yang duduk tepat didepanku. Wajah yang kukenal namun tak seperti yang kukenal. Terlihat berjuta masalah yang ditangkapnya dalam diriku. But, the show must go on&#8230;..</p>
<p style="text-align:justify;">Saatnya pun akhirnya ditentukan, bel tanda peperangan sudah dibunyikan. Tidak ada istilah untuk mundur dari medan ini, yang ada hanyalah bertarung hingga batas akhir. Entah menang, ataukah kalah&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Alhamdulillah, semuanya berjalan sederhana dan lancar. Sampai tiba akhirnya giliranku selesai dan harus menerima kesempatan untuk dibom bardir.</p>
<p style="text-align:justify;">MasyaAllah, segala macam senjata berjejal melayang saling menyerempet diudara tertuju padaku. Badan yang awalnya tak berkutik, harus kupaksa bergerak demi kemenangan dalam peperangan. Serangan demi serangan berhasil kutangkis, namun tak kupungkiri banyak kelemahan yang akhirnya membuatku terluka. Tapi peperangan belum berakhir, berbalik ku menyerang setiap serangan yang diberikan kepada ku. Hingga akhirnya diantara kami terpaku dalam titik temu yang tersepakati.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah satu setengah jam lamanya peperangan berlangsung, akhirnya kami pun memilih untuk berdamai. Namun, perjalanan masih panjang. Pertama-tama aku harus melepaskan baju yang terkoyak dan menyembuhkan luka yang ku derita. Dan semua itu berhasil kulakukan selama 1 hari saja. Kini yang kutunggu adalah bantuan dari Yang Maha Memberi Bantuan. Dimana tanganku selalu bertengadah meminta Rahmat, Ampunan serta Ridho-NYA.</p>
<p style="text-align:justify;">Menjadikan mimpiku selalu indah dengan pundak yang semakin terasah.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pelukis Mimpi&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/330/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=330&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/07/23/perhelatan-akbar-20-juli-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/07/strugle.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">strugle</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hero&#8217;s Come Back</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/07/22/heros-come-back/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/07/22/heros-come-back/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 15:07:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Hero's come back]]></category>
		<category><![CDATA[Naruto]]></category>
		<category><![CDATA[naruto shipuden]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[soundtrack naruto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH&#8230;..??? Alhamdulillah, setelah sekian lama saya bisa kembali aktif didunia maya ini. bukan cuma kangen karena gak bisa mencurahkan hasrat untuk menulis, tapi juga sedikit merasa bersalah karena belum bisa mengupdate cerita-cerita sebelumnya. tapi tenang bro, kita kan friend (he&#8230;dah mirip sule aja). kalo disoundtrack Naruto tuh  &#8220;the Hero is Come Back&#8221;! [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=325&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH&#8230;..???</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/07/naruto-wallpaper-uzumaki-naruto-211.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-326" title="Naruto Wallpaper Uzumaki Naruto 2[1]" src="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/07/naruto-wallpaper-uzumaki-naruto-211.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Alhamdulillah, setelah sekian lama saya bisa kembali aktif didunia maya ini. bukan cuma kangen karena gak bisa mencurahkan hasrat untuk menulis, tapi juga sedikit merasa bersalah karena belum bisa mengupdate cerita-cerita sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">tapi tenang bro, kita kan friend (he&#8230;dah mirip sule aja). kalo disoundtrack Naruto tuh  &#8220;the Hero is Come Back&#8221;!<br />
So, pantengin terus blog yang akan setia menghibur anda dengan tulisan-tulisan gak jelas dan mengganggu ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Salam hangat,<br />
&#8220;Pelukis Mimpi&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/325/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=325&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/07/22/heros-come-back/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/07/naruto-wallpaper-uzumaki-naruto-211.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Naruto Wallpaper Uzumaki Naruto 2[1]</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERJALANAN MENCARI BOLA API MATAHARI</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/03/31/perjalanan-mencari-bola-api-matahari/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/03/31/perjalanan-mencari-bola-api-matahari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 08:14:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[laskar pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[novel terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini kuterbangun oleh kicau burung hantu yang memanggil bala tentara dedemit dan segenap mahluk halus lainnya. Kudengar derap langkah ribuan, mungkin jutaan mahluk tanpa kaki yang melangkah diudara. Ditangan mereka tertancap senjata-senjata yang berlumuran darah. Bau merekapun penuh dengan aroma hangus seperti terbakar dalam suhu yang amat panas. Lolongan-lolongan itupun semakin kuat seraya mengingatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=315&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pagi ini kuterbangun oleh kicau burung hantu yang memanggil bala tentara dedemit dan segenap mahluk halus lainnya. Kudengar derap langkah ribuan, mungkin jutaan mahluk tanpa kaki yang melangkah diudara. Ditangan mereka tertancap senjata-senjata yang berlumuran darah. Bau merekapun penuh dengan aroma hangus seperti terbakar dalam suhu yang amat panas.</p>
<p style="text-align:justify;">Lolongan-lolongan itupun semakin kuat seraya mengingatkan para penduduk akan kedatangan “Pasukan Mayat Hidup” ini. Mereka yang masih terlelap dalam lindungan selimut yang hangat, tiba-tiba saja terperanjat melompat karena ketakutan. Akhirnya, kepala desa mengumpulkan para lelaki untuk mulai mengangkat senjata untuk melawan musuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan peralatan seadanya, kami mulai tersibukkan oleh strategi mendadak yang di Instruksikan oleh Kepala Desa. Mata yang sayu, tiba-tiba kembali bugar disaat itu. Terpeganglah beberapa senjata untuk melawan dan peperangan pun dimulai.<span id="more-315"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Aku yang ditunjuk sebagai panglima saat itu, mulai tertantang dengan penuh pertimbangan. Beberapa meter saja dari jarak sasaran pasukan pemanah diutara yang kupercayakan kepada sahabatku, langsung ku tabuh genderang perang. Laju anak panah terhujam bagai hujan badai yang menghantam tanah kekeringan. Mereka yang sudah tak memiliki jiwa, hanya tertusuk begitu saja tanpa merasakan sakit sama sekali. Kami yang mulai merasa bimbang akan pertarungan ini, terpukul mundur oleh mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Sepuluh, dua puluh, atau mungkin tiga puluh teman-teman desaku mulai terbunuh oleh mereka. Entah apa dan siapa yang menggerakan mereka untuk menjadi mesin pembunuh. Terhitung desaku menjadi tempat ketiga yang menjadi sasaran pelumpuhan Pasukan Mayat Hidup itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah pertarungan yang tak memungkinkan untuk dimenangkan, akhirnya kami memilih untuk pergi kepuncak gunung dimana mereka tak bisa mengejar. Kaki-kaki mereka yang kaku, terlalu lemah untuk bisa memanjat tebing gunung yang terjal. Dengan rasa sedih dan kecewa, akhirnya kamipun dengan terpaksa mengevakuasi masyarakat yang masih tersisa.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu jam setelah penyerangan, desa pun terlihat telah dikuasai. Rumah-rumah kami telah dibakar. Hanya raut kesedihan yang kulihat terpancar pada wajah-wajah yang selamat. Disaat kami mulai kehilangan arah untuk hidup dan mengambil alih kembali desa, tiba-tiba ada seorang pertapa yang menceritakan asal dari Pasukan Mayat Hidup itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari rambut panjangnya yang nyaris tak berwarna hitam, bisa kupastikan dia bukan berasal dari tempat dimana kami tinggal. Perlahan dia mulai menceritakan tentang namanya, asal dia tinggal, dan semua yang telah terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Singkat cerita, Pasukan Mayat Hidup itu dibangkitkan oleh Sudha. Seorang pertapa jahat yang menguasai ilmu beladiri dan magis. Jurha, seorang pertapa yang menyambangi kami, mengatakan bahwa Sudha hanya bisa dikalahkan dengan Bola Api Matahari yang terdapat di Laut Selatan sana. Teringat akan semua perjuangan yang telah dilakukan oleh teman-temanku, kuputuskan untuk pergi mencari benda yang dimaksud, dan petualangan mencari Bola Api pun dimulai.</p>
<p style="text-align:justify;">Awalnya, kuingin pergi sendiri, namun, pertapa tua bernama Jurha itu memaksa untuk mengawalku mencari benda yang dimaksud. Tanpa bisa menolak lagi, akhirnya kami pun pergi bersama menempuh perjalanan yang menguras tenaga.</p>
<p style="text-align:justify;">Diawal perjalanan, ku dibekali seekor kuda oleh teman-temanku. Kupegang kendalinya, dan berangkat menuju tempat yang diceritakan oleh pertapa Jurha. Ketika sampai disuatu tempat dimana bau busuk menusuk hidungku. Kulihat beberapa orang yang sedang berkerumun diantara batu-batu terjal. Kudatangi, dan sapa mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah berpanjang lebar, ternyata mereka adalah prajurit yang dikirim oleh desanya masing-masing untuk mengambil Bola Api Matahari. Dalam waktu yang bersamaan, bukan hanya desaku yang terkena serangan Pasukan Mayat Hidup, namun ada lebih dari dua puluh desa lainnya juga yang mengalami hal yang sama. Setelah berunding dan bertukar pendapat, akhirnya kami pun memutuskan untuk bekerja sama melawan Sudha, pemimpin Pasukan Mayat Hidup. Namun, ada yang aneh disini. Mereka, para prajurit utusan, ternyata mendapatkan informasi Bola Api Matahari dari orang yang sama seperti aku mendapatkannya. Ya,&#8230;.pertapa Jurha. Terbesit rasa curiga dalam dada, siapa sebetulnya Jurha itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam perjalanan, kutak mungkin berkendara kuda selalu sementara membiarkan teman-teman baruku berjalan kaki. Akhirnya kami pun memutuskan untuk berjalan kaki dan mencari kendaraan yang cukup besar untuk mengangkut 28 prajurit pilihan ini. Seketika setelah melihat teman-temanku yang kelelahan, kulihat pertapa Jurha melakukan gerakan-gerakan aneh seperti sedang bermain beladiri. Angin yang tadinya bertiup sepoi, tiba-tiba menjadi tak bersahabat dan menerbangkan debu. Langitpun tiba-tiba menjadi kelam. Kami yang masih sedikit trauma terhadap kejadian yang menimpa desa, tak bisa menyembunyikan rasa takut akan kejadian itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa saat kemudian, angin kembali normal dan langit kembali cerah. Jurha yang terlihat pada sikap normalnya tiba-tiba mengajak kami untuk berdiri diatas tanah yang berdebu. Awalnya kamipun merasa aneh dan mulai bertambah curiga. Dengan tangan bersiap mencabut pedang, kamipun mencoba percaya kepada Jurha untuk berdiri ditanah berdebu itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah semua prajurit berdiri dalam tempat yang dimaksud, tiba-tiba tanahpun bergoyang hebat, dan muncullah seekor ular besar dari dalam tanah tepat dimana kami berdiri. Dengan sikap anehnya yang tenang, Jurha pun meminta kami untuk tidak takut. “tenang saja, kita akan segera sampai ketujuan dengan menaiki ular ini”. Kami yang masih keheranan dengan Jurha hanya bisa mengangguk dan memasang kehati-hatian.</p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan dengan sang ular menjadi sangat menyedihkan bagi kami. Terlihat pemandangan yang seharusnya tak pernah ada ditempat kami, malah menjamur bagai benalu yang sebetulnya hanya ingin mendapatkan tempat untuk hidup. Belum lagi terlihat pemandangan desa-desa yang hancur karena serangan Pasukan Mayat Hidup yang makin meluas. Sungguh menyebalkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika sedang melepas lelah dalam punggung sang Ular, kami dikejutkan dengan munculnya serigala berkepala manusia yang keluar dari lorong-lorong gelap. Besarnya tak kalah dari ukuran ular yang kami tumpangi. Rupanya dia adalah suruha Sudha untuk menghalangi kami mendapatkan Bola Api Matahari. Dengan lolongannya, dia melompat tepat kedepan sang ular dan menamparnya dengan kuku yang dapat merobek baja. Ular yang terpental membuat kami bagai debu yang ditiup oleh topan.</p>
<p style="text-align:justify;">Berpacu dengan waktu, Jurha meminta kami untuk segera pergi menuju bukit dan menunggu elang berbulu emas. Kami yang bingung kembali hanya bisa menurut dan meninggalkan Jurha yang memilih menemani sang Ular untuk melawan Serigala jadi-jadian itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Batu terjal, tanah curam, kami daki sampai berhasil. Tak lama kemudian terlihatlah kepak sayap burung raksasa melenyapkan bayang kami dari matahari. Dia yang sepertinya sudah mengetahui akan kedatangan kami, langsung membungkukan badannya dan meminta kami untuk naik diatasnya. Akhirnya kamipun meneruskan perjalanan dengan Elang berbulu Emas itu menuju Laut Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Diantara awan yang menerpa, kami berpegangan erat satu sama lain. Semuanya berjalan lancar sampai tiba-tiba sang Elang pun mendapatkan serangan. Terlihat dibelakang kami ada sekawanan kelelawar raksasa yang menyeramkan. Gigi-gigi mereka mengucurkan darah, bahkan ada yang masih terselip kepala seseorang diantara gusinya. Kami mencoba melawan, namun mereka terlalu banyak. Salah satu diantara kami, Jabrig, sempat terkena serangan dan terhujam nyaris membentur batu. Beruntung sang Elang mampu menukik tajam dan mencengkramnya dengan cakar. Sang Elang yang mampu berkelok-kelok, membuat para kelelawar menjadi kesulitan. Namun terlihat jelas pula kalau sang Elang itu mulai kelelahan. Dengan mata tajamnya, kutatap dalam-dalam. Seakan kumengerti apa yang dimaksudkannya kepadaku. Kuberlari kearah kepalanya dan mencabut bulu emas sebanyak jumlah prajurit.</p>
<p style="text-align:justify;">Ku yang mulai terlihat tak waras oleh para prajurit yang lain, berusaha untuk meyakinkan bahwa aku memang mengerti apa yang diinginkan oleh sang Elang. “Elang ini menginginkan kita untuk mengambil satu helai bulu diatas kepalanya untuk terjun kebawah sana, sementara dia akan melawan kawanan kelelawar itu”. Mereka yang semulanya tidak percaya, kini mulai terpengaruh dan mengambil bulu-bulu yang kupegang. Dengan tatapan terakhir pada Sang Elang, aku pun terjun dari punggungnya menuju tempat itu. Bulu sang Elang yang kami gunakan untuk terjun, ternyata mampu menahan  beban kami dengan stabil.</p>
<p style="text-align:justify;">Terpaan angin yang tak bersahabat ternyata malah mengantarkan kami pada tempat yang dituju. Tidak ada yang terluka, semuanya baik-baik saja. Lalu kamipun pergi kegerbang selatan yang tak jauh dari wajah kami. Dari kejauhan kami melihat keaneha disini. Tempat dimana Bola Api Matahari berada yang seharusnya dijaga oleh pasukan Sudha, malah terlihat sepi dan tak ada yang menghadang. Kami yang merasa curiga, berjalan dengan penuh hati-hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesaat sebelum kaki kami memasuki gerbang, benar saja, terhujam ratusan panah dari arah utara menuju tempat kami berdiri. Kami yang tak punya tameng apapun, berpacu kecepatan dengan anak panah itu. Belum selesai kami mengatur nafas, tiba-tiba batu-batu besar meluncur deras dari atas gunung dimana Bola Api Matahari itu berada. Kami yang tak bisa mundur dari batu-batu itu, mencoba menerjang dengan sesekali melompati benda menyebalkan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Mulai dari anak panah sampai lumpur hidup, tak henti-hentinya kami diterpa halangan. Akibatnya, beberapa prajurit menjadi korban. Kami yang selamat dan mencoba menyelamatkan mereka, kalah cepat dengan pasukan burung hantu yang menyambar tubuh mereka laksana petir. Kami hanya bisa menyesal dan kembali melanjutkan perjalanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Terhitung hanya 8 orang prajurit yang tersisa dibelakangku. Keadaannya pun sudah tidak memungkinkan untuk mendaki sampai keujung puncak gunung berlahar itu. Kami yang belum sempat terbebas dari rasa lelah, melihat berbagai macam pasukan Sudha bergerak cepat dari arah lereng gunung. Akhirnya merekapun mempercayakanku untuk pergi kepuncak gunung sementara mereka menghalau pasukan-pasukan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kuberlari sekuat tenaga, mencoba tak mengecewakan semua orang yang menyimpan harapannya kepadaku. Saat kutolehkan wajahku kebelakang. 8 orang sahabat baruku pun tengah berjuang dengan keras untuk menghalau pasukan Sudha.</p>
<p style="text-align:justify;">Tepat dimulut gua diatas puncak gunung, kudihalangi oleh sosok mengerikan. Tubuhnya kekar dengan luka gores dan gosong yang menyengat, tangannya terjulur panjang melebihi lutut dan mengeluarkan cakar yang tajam. Kakinya tertekuk bagai kaki kuda yang terlatih, dan wajahnya, dia sangat menyeramkan seperti Iblis yang berhasil keluar dari Neraka.</p>
<p style="text-align:justify;">“Siapa kau” ucapku dengan lantang. Dia hanya tertawa seraya menjawab. “Dasar bodoh, aku adalah orang yang kau cari”. Tergetar nadiku oleh suaranya. Mataku terbelalak seakan tak percaya. Namun semua itu berubah, semangat dan amarahku kepadanya telah melenyapkan rasa takutku. Kuhunuskan pedang dan mulai menyerangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat kutancapkan pedangku tepat uluh hatinya, lagi-lagi dia hanya tertawa. “Apakah Cuma dengan ini kau berharap bisa membunuhku?, Ha&#8230;ha&#8230;.ha&#8230;.”. “Kurang ajar”, aku pun menarik pedangku dan melayangkannya kearah tenggorokan. Anehnya, lagi-lagi dia tidak terluka sedikitpun. Padahal, sebelumya belum pernah ada kepala hewan apapun yang tak terlepas dari badannya jika kutebas. Dia yang mulai tak ingin bermain-main, berbalik menghajarku dengan tangan kirinya hingga terbanting membentur dinding gua. Saat kumerasa tak mampu berdiri lagi, kulihat secercah cahaya berwarna merah dan kuning. Dengan penuh harapan, kucoba bangkit dan menggiring Sudha menuju tempat dimana cahaya itu berada. Sulit memang, kumpulan kelelawar, stalaktit dan stalagmit berusaha untuk mengahalangiku mencapai tempat terang itu. Sebaliknya, Sudha tanpa kesusahan dapat mengejarku. Dia bungkukan badanya, dan terlihat ada beberapa tulang rusuk yang dipaksanya keluar dari punggung. Dari sela-selanya mucullah daging yang memberinya sayap bagai kelelawar.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya berbekal semangat, kuberlari kesana kemari menghindari serangan Sudha dengan memanfaatkan kawanan kelelawar, batu-batu gua yang awalnya merepotkan. Hingga sampailah aku diantara celah yang mengantarkanku pada Bola Api Matahari.</p>
<p style="text-align:justify;">Ku ambil ia dan kusembunyikan dengan tangan kananku. Sesaat kedatangan Sudha kearahku, kumelompat menuju seramnya wajah yang ia miliki. Kupukulkan Bola Api Matahari yang menghanguskan tanganku. Dia yang tak percaya, manusia biasa sepertiku bisa memegang benda bersuhu tinggi itu tidak bisa mengelak sama sekali. Wajahnya yang penuh kaget, membuat mulutnya terbuka keheranan. Aku yang melihat celah itu, langsung memasukkan Bola Api Matahari kedalam mulutnya yang mengeluarkan bau busuk.</p>
<p style="text-align:justify;">BANGGGG&#8230;&#8230;tubuhnya meledak. Ku yang bertubuh kecil, terpental dengan luka bakar disekujur tubuh. Tangan kananku tak bisa digerakan, karena panasnya Bola Api Matahari telah melelehkan urat nadiku. Ku pun hanya bisa pasrah dan tak bisa apa-apa lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ledakan yang terjadi pada tubuh Sudha ternyata memancing gunung aktif itu untuk memuntahkan lavanya. Aku yang sudah tidak bisa bergerak hanya bisa memejamkan mata berharap lava itu akan terasa dingin dan tidak membakar. Namun terasa lain. Tubuhku terasa tersambar oleh sesuatu. Saat kucoba mengumpulkan tenaga yang tersisa, kulihat prajurit-prajurit yang menemaniku melawan Sudha tengah tersenyum dengan bulu-bulu emas dibawahnya. Lalu kulihat seorang tua menjulurkan tangannya kearah kepalaku membantuku bangun. Ternyata dia adalah Jurha, pertapa sakti yang telah kuanggap mati ketika bertarung melawan serigala aneh. Ku yang tak bisa berkata-kata, disuguhkan minum olehnya. Anehnya, air itu terasa lain. Tubuhku yang penuh luka dan lelah, tiba-tiba menjadi segar bugar seperti sediakala. Mereka yang penuh senang karena keberhasilanku membunuh Sudha, sontak memelukku dengan wajah ceria. Saat kulihat cawan yang berisi air yang diminumkan padaku, tertulis dipinggirnya “Ma Jun” yang nantinya bakal berevolusi dalam peradaban manusia menjadi “Mizone”. Dan wajah pertapa tua itu, seakan menjadi pernah kukenal. Oh&#8230;ternyata dia adalah dosenku di Angkasa Institute, Pak Agus namanya he&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan hancurnya Sudha, hancur pulalah prajurit-prajuritnya. Keadaan desa pun menjadi aman, maju, dan sentosa.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">***THE END***</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Note :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Kuda = Angkot</li>
<li>Ular = Kereta</li>
<li>Elang = Bis</li>
<li>Sudha = Kebodohan, Kemalasan</li>
<li>Bola Api Matahari = Buku</li>
<li>Dll (imajinasikan saja sendiri) he&#8230;&#8230;</li>
<li>Maaf untuk nama-nama yang disebut tanpa meminta izin terlebih dahulu. Peace ^^,</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/315/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=315&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/03/31/perjalanan-mencari-bola-api-matahari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HoliCation</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/03/30/holication/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/03/30/holication/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 02:17:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[BEC]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor EduCARE]]></category>
		<category><![CDATA[holiday]]></category>
		<category><![CDATA[kisah terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/03/30/holication/</guid>
		<description><![CDATA[Bogor, 14 Maret 2010. Angkasa Institute, memulai perjalanannya menuju ke “Luar Angkasa”. Pasalnya, kali ini kami akan menjelajahi Gedung Istora Senayan Jakarta untuk observasi sekaligus berburu buku murah.J. kami yang penuh dengan semangat dan antusias yang tinggi, memulai perjalanan kami dengan bismillah… *** ***Range Revolver*** Pagi-pagi sekali selepas shalat subuh, ku mulai bergegas menyiapkan segala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=314&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor, 14 Maret 2010. Angkasa Institute, memulai perjalanannya menuju ke “Luar Angkasa”. Pasalnya, kali ini kami akan menjelajahi Gedung Istora Senayan Jakarta untuk observasi sekaligus berburu buku murah.J. kami yang penuh dengan semangat dan antusias yang tinggi, memulai perjalanan kami dengan bismillah…<span id="more-314"></span></p>
<p>***</p>
<p><strong>***Range Revolver***</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Pagi-pagi sekali selepas shalat subuh, ku mulai bergegas menyiapkan segala keperluan untuk keberangkatan. Mulai dari bekal makan, minum, catatan, plus sedikit budget buat beli buku. Sebetulnya, berat juga untuk berangkat kesana, jam mengajarku terpaksa ku korbankan untuk kali ini. Dan akhirnya, kaki pun melangkah.</p>
<p>Sesuai dengan kesepakatan dikampus, kami (anak-anak angkasa), harus berkumpul pukul 07:30 pagi waktu Masjid Agung Pasar Anyar (maklum, kumpulnya di Masjid Agung, he&#8230;.).</p>
<p>Sekitar pukul 06:30, aku langsung tancap kaki meninggalkan rumah. Dengan pancaran sinar mentari yang berbagi kehangatan, ku tunggu mobil dan supir pribadiku. Tak lama kemudian dia pun datang. Dengan senyuman hangatnya, dia membukakan pintu depan untukku. Aku yang tak pernah membeda-bedakan orang, menyambut baik niatnya itu dan aku pun terduduk disampingnya.</p>
<p>Dengan tampang seperti bos, kulihat keluar jendela pintu mobil ”Range Revolver”ku, tanpa sengaja kulihat orang-orang terpana dengan kegantengan mobil yang ku tumpangi. Aku pun hanya tersenyum dan bilang dalam hati, ”kirain bengong ngeliat saya!!!!” (hi&#8230;hi&#8230;). Sepuluh menit kemudian, kulihat ada seorang laki-laki muda yang berdiri dan mengacungkan tangan kearah mobilku. Supir ku pun berhenti, dan tiba-tiba ”DDUAARRRRR!!!”khayalanku mulai buyar tak karuan. Saat kulihat kebelakang, imajinasiku berubah total. Awalnya yang kulihat adalah dua kursi besar nan empuk, lengkap dengan dilengkapi LCD TV dibaliknya. Dan kini itu berubah menjadi dua jajar bangku panjang bermuatkan 4 dan 6 orang yang mulai terisi satu penumpang. Dalam hati, kumulai bergumam, ”Hah&#8230;Lumayan deh, walaupun aslinya belum pernah naik Range Revolver, seenggaknya dalam khayalan udah”, gumamku sambil tersenyum. J</p>
<p><strong>***Kereta International***</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Aku yang memang sangat ingin pergi kesana dari tahun lalu, dan baru kesampaian sekarang, membuatku datang lebih awal dari jadwal seharusnya.. berawal dari detik sampai menit, kutunggu kedatangan teman-temanku. Akhirnya, satu persatu pun mulai datang dan kami pun breaving sebelum kebarangkatan. Sebagai institute berbasiskan Islam, tentu saja kami tak lupa berdo’a untuk kelancaran dan keselamatan kami ke Jakarta. Setelah selesai berdo’a, kami pun mulai dibagikan tiket kereta berkelas ”International” dengan beragam fasilitas unggulan. Tanpa berlama-lama, kami pun menuju Stasiun.</p>
<p>Lima belas menit sebelum kereta berangkat, staf ”pengurus kereta” pun mulai beraksi. Pertunjukan dimulai dengan kedatangan brigade pembersih gerbong yang selanjutnya disusul oleh band2 indie asli binaan PT KAI, dan masih banyak lagi hiburan-hiburan lain yang disuguhkan disini.</p>
<p>Peristiwa seperti ini sontak mengurai imajinasi ku untuk keluar dari tempurung otak. Kulihat disini terdapat sekat sosial yang membedakan mereka para penikmat fasilitas (penumpang), dengan mereka para pengais rezeki dalam kehidupan gerbong. Kubayangkan kehidupan ini seperti berada dalam keadaan kerajaan. Dimana para kalangan bawah tidak diperkenankan untuk duduk bersama sang raja.</p>
<p>Berbagai watak pun terlihat. Beragam respon yang diberikan oleh para penumpang satu dan yang lain pun berbeda. Ada yang memperlakukan mereka sebagaimana mestinya, dan ada juga yang memperlakukan mereka seperti manusia yang tidak dimanusiakan. Terbayang sulitnya hidup mereka yang menggantukan hidup dalam gerbong kereta. Berharap ada rezeki yang bisa mereka dapati, walau hanya sekedar segelas air untuk melepas dahaga.</p>
<p>Begitu miris memang, ketika berada dalam lumbung alam yang kaya namun penuh dengan pemandangan seperti ini. Mereka yang mendapati nikmatnya hasil alam, hanyalah beberapa persen saja dan kebanyakan bukan dari kalangan pribumi. Sungguh sangat disayangkan!. Mungkin hanya ada di Indonesia saja tepatnya, kondisi ini terjadi. Saya sarankan, bagi para pejabat pemerintahan yang lagi pengen naik gaji, silahkan anda semua turun dulu kelapangan. Coba berangkat dari rumah menggunakan kereta dan lihat keadaan orang-orang yang anda pimpin. Jangan sampai kalian akan mendapat kesulitan dari ratusan juta jiwa orang-orang yang terzalimi di akhirat nanti.</p>
<p><strong>***Rumus Baru, Kaki Kanan Tiket Gratis Ciuman***</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Stasiun Cawang, adalah pemberhentian kami. Disana rombongan angkasa mulai mendapatkan wejangan-wejangan dari sang Dosen dan guru pamong. Kami yang cukup lelah dalam perjalanan di kereta, langsung bergerak menuju senayan.</p>
<p>Untuk mencapai kesana, kami masih harus menempuh perjalanan menggunakan bis. Banyak hal pula yang terekam olehku. Sedang asyik-asyiknya menikmati pemandangan, kulihat ada gedunga tinggi menjulang tepat diarah kiriku. Saat kuperhatikan lebih seksama, ternyata itu adalah gedung Menara Jamsostek. Seperti anak kecil yang kembali menemukan mainannya yang hilang, aku sangat gembira bisa melihat langsung gedung itu. pasalnya, ditempat kerjaku. Sering sekali aku berkomunikasi dengan orang-orang di Jamsostek. Telpon silih berganti menderingkan nada yang itu-itu saja. Hampir 3 sampai 5 kali dalam seminggu, mereka menelpon kekantor ku. Dan ketika melihat gedung itu, aku pun mulai berkata dalam hati,”Oh&#8230; jadi ditempat ini orang-orang itu menelpon”. Kulemparkan senyum seiring berlalunya gedung oleh kecepatan bis.</p>
<p>Imajinasi demi imajinasi terus bermunculan tak terhenti dari kepala ini. tersirat dalam perjalana, ku seakan menjelma menjadi sosok Keanu Reaves dalam film SPEED. Sudah tau kan filmnya?(kasian banget kalo belum nonton, heee). Berlalu dari imajinasi, kulihat tujuan kami sudah mulai terlihat. Dengan nada cukup keras, pak kondektur meneriakkan, ”Turunnya pake kaki kiri”. Kurang lebih 3kali dia mengucapkan kalimat yang sama. Sayangnya, salah satu temanku tidak sempat mendengar dan langsung meloncat ke aspal dengan kondisi kaki kanan terlebih dahulu. Keadaan mobil yang masih dalam keadaan melaju walau pelan, mengakibatkan kaki kanannya tidak memiliki pijakkan dan keseimbangan yang kuat. Saat dia mulai terseok, tak mungkin kaki kirinya bisa disilangkan untuk menyangga berat tubuhnya. Hasilnya, sukseslah acara pertama hari itu dibuka dengan mencium badan trotoar (he&#8230;.he&#8230;). Pesan moral, <strong>”MELANGKAHKAN KAKI KANAN PADA SAAT TURUN DARI BIS, BISA MEMBUAT ANDA MERASAKAN SENSASI MENCIUM TROTOAR”</strong>. J</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>***Besar Menggelegar Kerdil tak Mengecil***</strong></p>
<p>Sesampainya kami tiba di tempat yang dituju, rencana untuk menunggu waktu shalat tiba-tiba berubah drastis. Kami yang bersiap dari awal untuk mencari buku dan mengikuti talkshow diacara Islamic Bookfair itu, langsung menerobos kawanan manusia yang berlomba. Terhadang oleh tinggi dan besarnya para pengunjung disana, memang membuatku kesulitan setengah mati. Bagaimana tidak, dengan postur mirip Lionell Messie ku terjepit diantara tubuh besar yang menjulang.</p>
<p>Kanan, kiri, depan, belakang, hanya terdengar suara penjual dan pembeli yang saling bertukar penawaran. Kutengok kanan, kutengok kiri buku lagi, buku lagi. Bukannya tidak tergiur, tapi doku tak mencukupi. Dengan budget yang terbatas dan keinginan yang terlalu luas, kuhanya bisa pasrah membawa pulang beberapa buku saja. Tapi lumayan, kalau ditoko buku, mungkin gak cukup sama sekali tuh budgetnya. ^^.</p>
<p>Mulai dari panasnya matahari, sampai suhu tubuh. Kupandangi, kuteliti, kucermati setiap tingkah laku para pengunjung yang hadir diantara buku-buku yang terbaring. Muka mereka memerah seakan terbakar, tubuhnya pun basah seperti terkena hujan. Namun raut kesenangan tak bisa kabur darinya. Mungkin karena bisa mendapatkan buku yang diinginkan dengan harga yang relatif lebih murah kali ya.</p>
<p>Kecilnya ukuran buku ternyata memiliki daya tarik yang besar terhadap kehidupan manusia. Mereka yang tersadar akan pentingnya ilmu, menganggap acara seperti ini tak ubahnya sebagai perburuan harta karun. Tercatat beberapa pengunjung asal negara tetangga telah menjadi pengunjung setia acara ini setiap tahunnya.</p>
<p>Acara bookfair yang katanya terbesar di Asia ini mampu menyedot perhatian publik dengan aneka suguhan yang menarik. Tak hanya buku yang harganya dibanting-banting, tapi juga ada beberapa talkshow dan penampilan nasyid. Hah&#8230;gak abis deh untuk diceritain.</p>
<p>Terpanggil dengan waktu ashar yang akan segera tiba, kami segera meluncur pulang menaiki busway yang membuatku “gatal”. Bentar-bentar berenti, bentar-bentar berenti, berenti kok Cuma sebentar???. Mendingan jalan kaki kalo gitu mah. Tapi pengalaman naik busway perdana tu tak akan terlupakan sama sekali. Andai kata ada kesempatan lagi untuk kembali ke acara itu tahun depan, kan kusiapkan budget lebih banyak. he&#8230;&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/314/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=314&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/03/30/holication/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malam Jum’at Mencekam</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/02/06/malam-jum%e2%80%99at-mencekam/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/02/06/malam-jum%e2%80%99at-mencekam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 08:19:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[malam jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin, 04 Februari 2010. adalah malam Jum’at paling mencekam yang paling aku rasakan. Pasalnya, malam itu terasa sangat berbeda dengan malam-malam Jum’at lainnya. Biasanya ku tak pernah sampai keringatan dibuatnya. Namun, untuk malam itu, situasi berbicara lain. Lolongan suara anjing hutan tak tergubris disini, mereka tersisih oleh kerasnya persaingan anak manusia yang saling berebut lahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=312&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p>Kemarin, 04 Februari 2010. adalah malam Jum’at paling mencekam yang paling aku rasakan. Pasalnya, malam itu terasa sangat berbeda dengan malam-malam Jum’at lainnya. Biasanya ku tak pernah sampai keringatan dibuatnya. Namun, untuk malam itu, situasi berbicara lain.</p>
<p>Lolongan suara anjing hutan tak tergubris disini, mereka tersisih oleh kerasnya persaingan anak manusia yang saling berebut lahan untuk membangun pabrik. Lolongan-lolongan itu pun terganti oleh gemerincing mesin-mesin raksasa yang tak henti-hentinya beroperasi.<span id="more-312"></span></p>
<p>Hujan deras yang turun disertai sambaran petir yang memekikkan telinga, membuat malam itu semakin dingin dan memojokkan. Tak beberapa lama saat hujan terhenti, kucoba buka pintu kosan ku, lalu kutengok perlahan kesetiap sudut tempat yang bisa kulihat. Dibalik sebuah tembok rumah yang berhias baju cucian yang masih basah dan tergantung, mataku menangkap pergerakan yang tak biasa, entahlah,&#8230;.aku tak tahu apakah itu hanya bayangan, atau sesuatu yang memang bergerak.</p>
<p>Saat itu, tepat pukul 18:30 WIB. Yakni selepas maghrib yang kata orang-orang merupakan waktu untuk ”hal-hal seperti itu berkeliaran”. Saat mataku terperangah dengan bayangan putih yang bergoyang seperti tertiup angin itu, rasa penasaran berbalut ketakutan pun ikut singgah dihati ini. Akhirnya kucoba memberanikan diri untuk mendekat dan mengamati. Tak sampai lima langkah dari mulut pintu kosanku, kudengar bayangan putih itu tertawa, ”Astagfirullah al adziem” mataku semakin terbelalak ketika melihat sesosok wanita berpakaian putih, berambut panjang dan tertawa. Maklumlah, untuk orang sepertiku, yang penuh dengan imajinasi dan bermata minus, hal itu langsung menjadi perspektif tak biasa yang pernah kubayangkan. Saat kucoba lebih dekat, sosok itu pun langsung berputar dan rambutnya yang panjang itu menjadi tersibak. Ternyata hal yang kubayangkan salah besar. Dibalik baju putih bersih dan rambutnya yang panjang itu, kulihat paras cantik yang menoleh dan menambah detak jantungku berdegup lebih kencang. Disana tergores senyuman penuh cinta yang tak mungkin ditunjukan oleh ”yang begituan”. Aku pun langsung berkata dalam hati, ”Tadinya kukira kunti, ternyata seorang bidadari”.</p>
<p>Kengerian itu tak lekas hilang. Ternyata, malam Jum’at yang kukira akan kutemukan sesuatu berbau mistis, malah membawaku pada hal yang cukup romantis, paling tidak itu bisa menjadi hal termanis yang pernah kualami dimalam Jum’at.</p>
<p>Namun tak cukup disitu, ada beberapa kesamaan yang kurasakan diantara mistis dan romantis, apakah itu? sama-sama deg-degan, bikin nahan kencing and bikin gagap.</p>
<p>Sesaat setelah kupandang wajah asri bak bidadari, kutamparkan senyumku untuk membalas senyumannya padaku. Diantara dua perut keroncongan yang melintas diantara senyum-senyum itu, akupun diajak masuk kerumahnya dan bersilaturahmi dengan keluarganya. Entah apa yang harus kusebut, apakah sayang, ataukah riang. Pasalnya ketika itu, ibunya lagi main kerumah tetangga disamping, sementara itu ayahnya bekerja lembur diperusahaan dimana aku melaksanakan PKL. Disana hanya ada aku, dia dan adiknya.</p>
<p>Percakapan-percakapan kecil pun akhirnya terlontar dari kedua belah pihak, lumayanlah, cukup manjur juga untuk ”breaking the ice”. Dia yang sebetulnya sudah lama ingin berkenalan juga denganku, langsung menawarkan minum sebagai pengusir rasa dingin. Akhirnya dia menyuguhkan satu cangkir teh manis hangat lengkap dengan senyuman manis yang tak pernah hilang dari parasnya.</p>
<p>Banyak sekali yang kami bicarakan, tak ubahnya ibu-ibu PKK yang sedang berkumpul arisan. Kami yang dulunya hanya terpisah tembok dan jarak yang tak lebih dari 20 langkah saja, kini berada dalam satu ruangan. Dinding-dinding ruang tamu menjadi saksi bisu perkenalan tatap muka yang pertama kali kulakukan. Malam yang tadinya disirami hujan deras yang membawa hawa dingin, terusir oleh hangatnya perbincangan diantara kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Waktu yang kian berputar diantara perbincangan, tak terasa begitu cepatnya. Saat kutengok wajahku keatas lemari disamping kiriku, kulihat benda bulat berjarum itu menunjukan pukul 21:30. masyaAllah, cepat sekali waktu berlalu untuk hal-hal seperti ini!. Begitu kurasa cukup bagiku dan dia saling bertukar informasi satu sama lain, kuputuskan untuk berpamitan pulang. Lagipula, kulihat mulai terukir raut kelelahan dan letih pada wajahnya. Kalau disebut ingin berlama-lama, ya pasti lah, namun teringat kembali, dia harus kembali sekolah esok hari, dan akupun harus memulai kembali aktivitasku sebagai anak <em>freelance</em>. Akhirnya akupun pulang dengan senyuman dan kenangan yang tak akan terlupakan. Harapku, itu bukan untuk yang terakhir kali.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=312&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/02/06/malam-jum%e2%80%99at-mencekam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GENERASI MUDA YANG SIAP MENGOYAK ANGKASA!!!</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/02/02/generasi-muda-yang-siap-mengoyak-angkasa/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/02/02/generasi-muda-yang-siap-mengoyak-angkasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 10:20:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[bintang]]></category>
		<category><![CDATA[cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[generasi harapan]]></category>
		<category><![CDATA[luar angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[matahari]]></category>
		<category><![CDATA[tatasurya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Bogor, 31 Januari 2010. telah terjadi guncangan yang menghantam seluruh pelosok benua. Guncangan yang memiliki episentrum di daerah Bogor ini, diperkirakan memiliki skala guncangan paling besar dalam 50 tahun terakhir. Guncangan hebat ini menyebabkan langit seakan terbelah dan menyibakkan tirai penghalang batas menuju dunia tanpa batas. Baru-baru ini telah diketahui bahwa, guncangan berskala 200 skala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=305&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/02/kilas1-baz-copy.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-310" title="KILAS1-BAZ-copy" src="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/02/kilas1-baz-copy.jpg?w=614" alt=""   /></a><br />
Bogor, 31 Januari 2010. telah terjadi guncangan yang menghantam seluruh pelosok benua. Guncangan yang memiliki episentrum di daerah Bogor ini, diperkirakan memiliki skala guncangan paling besar dalam 50 tahun terakhir. Guncangan hebat ini menyebabkan langit seakan terbelah dan menyibakkan tirai penghalang batas menuju dunia tanpa batas.<span id="more-305"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Baru-baru ini telah diketahui bahwa, guncangan berskala 200 skala richter itu bukan akibat dari gempa yang terjadi dibawah laut ataupun pergeseran lempengan bumi. Guncangan yang berlangsung sekitar 30 menit itu adalah guncangan yang berasal dari azam-azam serta buncahan mimpi yang dideklarasikan oleh para Pemuda Angkasa. Ya…..guncangan itu telah menjadi penanda lahirnya 29 pemuda yang memiliki mimpi-mimpi LUAR BIASAAA…..!</p>
<p style="text-align:justify;">Gema mimpi yang tertuju fokus, melanglang buana merasuk dalam hembusan angin yang membelah batas-batas tembok ruangan menuju langit yang terhampar luas. Dengan aroma optimis, mimpi-mimpi itu kontan mewarnai langit dengan menyilaukan kemilau bintang yang turut menyaksikan. Bisa dipastikan, inilah awal dari kelahiran manusia-manusia penuh bakat, ambisi dan obsesi. Dari sinilah Albert Einstein, Fred Smith dan orang-orang hebat lainnya akan terlahir kembali.</p>
<p style="text-align:justify;">Pikiran kami bukanlah pikiran yang mudah terpatahkan, langkah kami bukanlah langkah menuju lembah tak berkilau. Setiap aktivitas ditujukan untuk beribadah, setiap rutinitas didasarkan atas kreativitas, setiap mimpi yang tergambar, dinyatakan dalam kemaslahatan bersama.</p>
<p style="text-align:justify;">“Pemuda Angkasa, itulah kami”!. Setidaknya kalimat itu cukup menggambarkan identitas 29 Pemuda yang tergabung dalam program pendidikan 1 tahun “Angkasa Institute”. Program ini merupakan tindak lanjut dari program beasiswa yang sebelumnya dilakukan dengan cara membagikan santunan bagi siswa berprestasi yang tidak mampu. BAZ, True, dan beberapa lembaga lainnya, menjadi pengelola dalam program yang baru saja launching di awal tahun 2010 ini. Pemuda Angkasa yang baru saja diresmikan sebagai mahasiswa Angkasa Institute ini, merupakan angkatan pertama yang tentunya akan menjadi barometer perjuangan para pengelola mengenai standar yang akan dicapai untuk angkatan selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan institusi pendidikan lainnya, Angkasa Institute memberikan tranparansi nilai, kewajiban dan larangan bagi mahasiswa ketika KBM dengan pertimbangan dan kesepakatan dari mahasiswa itu sendiri. Entrepreneurship, Creativity, serta Leadership, menjadi grup major dalam kegiatan pembelajaran. Dari sini sebetulnya sudah tergambar dengan jelas bahwa instansi ini bertujuan untuk mengarahkan siswa-siswanya untuk lebih kreatif dan membuat usaha kerja sendiri yang nantinya bisa bermanfaat terhadap orang banyak. Selain mata kuliah wajib tadi, institusi ini menyiapkan beberapa pilihan softskills yang bisa dipelajari oleh mahasiswanya yang tiada lain berupa: Jurnalistik, Desain Grafis dan Sinematografi. Balutan pembelajaran yang disesuaikan dengan kompetisi zaman yang kian sulit, ditambah dengan pembekalan softskills yang sedang “in” dalam dunia perbisnisan dewasa ini, menjadi modal utama dari keoptimisan semua pihak yang tergabung didalamnya, mulai dari pengelola sampai mahasiswa.</p>
<p style="text-align:justify;">Durasi satu tahun, menjadi pilihan management dalam melaksanakan program ini. karena memang tidak perlu memiliki gelar Sarjana untuk bisa menjadi pebisnis handal. Tidak perlu juga berlama-lama belajar 4 tahun kalau dalam 1 tahun dapat menjadi lentera dalam kegelapan. Yang pasti, hal-hal seperti ini perlu diperbanyak dan digencarkan lagi. Kenapa??? <strong>“Karena banyaknya mutiara yang terpampang dalam toko perhiasan, tidak lebih banyak dari jumlah mutiara yang terkubur dilautan!!!”.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/305/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=305&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/02/02/generasi-muda-yang-siap-mengoyak-angkasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusgerrard08.files.wordpress.com/2010/02/kilas1-baz-copy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">KILAS1-BAZ-copy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SINOPSIS CARITA SI UJANG NARTO</title>
		<link>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/01/31/sinopsis-carita-si-ujang-narto/</link>
		<comments>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/01/31/sinopsis-carita-si-ujang-narto/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 11:26:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Gerrard</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya-Qu]]></category>
		<category><![CDATA[komik naruto]]></category>
		<category><![CDATA[Naruto]]></category>
		<category><![CDATA[naruto shipuden]]></category>
		<category><![CDATA[naruto special edition]]></category>
		<category><![CDATA[naruto terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[shipuden]]></category>
		<category><![CDATA[sinopsis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusgerrard08.wordpress.com/?p=301</guid>
		<description><![CDATA[Hiji mangsa dina dinten anu endah mencrang ku panon poe nu bijil titukangeun gunung batu sesepuh Konora, hirup budak piatu nu diraksuk ku dedemit meong congkok nu ngagaduhan buntut salapan. Dina pipina ngagores tapak jiga cakar nu janten ciri pangabeda ti nu sanes. Taya nu resepeun, taya anu mikanyaah. Tuluy anjeuna teh janten budak nu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=301&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hiji mangsa dina dinten anu endah mencrang ku panon poe nu bijil titukangeun gunung batu sesepuh Konora, hirup budak piatu nu diraksuk ku dedemit meong congkok nu ngagaduhan buntut salapan. Dina pipina ngagores tapak jiga cakar nu janten ciri pangabeda ti nu sanes. Taya nu resepeun, taya anu mikanyaah. Tuluy anjeuna teh janten budak nu bangor, resep neangan kaributan beh aya nu merhatikeun.<span id="more-301"></span></p>
<p>Telepat tina emutna rasa nyeri nu ngagandrung dina hate eta budak, katelah ku masyarakat namina teh ”Ujang Narto”. Sabenerna pami ditingali kapengker silsilah ieu budak, kacida pisan upami masyarakat ngajauhan anjeuna. Kusabab, pami teu aya anjeuna, sesepuh Konora nu ka opat, moal tiasa nyegel eta dedemit meong congkok raksasa nu kacida ganasna. Narto nu harita nembe nincak babaraha bulan, dikorbankeun pikeun nyegel eta dedemit. Sesepuh konora nu kaopat sakaligus rama na Narto, kapaksa ngorbankeun anakna janten nyalametkeun lembur Konora.</p>
<p>Cilakana, Narto nu dianggap satengah siluman ku masyarakat, janten dijauhan taya nu ngabaturan. Syukurna anjeuna teh ngagaduhan watak positif, pinter nyumputkeun rasa nyeri na sareng taya dendam ka masyarakat.</p>
<p>Dina umurna nu kira-kira 8 taunan, Narto ngiringan kagiatan pencak silat nu diayakeun di padepokan Konora. Didinya anjeuna ngagaduhan rencang nu janten grup nu kompak. Dina grup na eta Ujang Narto ngagaduhan rencang nu namina teh, Sajuki Ucih-ah sareng Kamboja. Group ieu teh ngagaduhan guru nu janten pembimbing dilapangan nu ngagaduhan nami ”Kasisi Haminteu”.</p>
<p>Pendek carita dina ieu kisah, si Narto nu ngagaduhan cita-cita janten ketua di lembur Konora, giat ngalatih kanuragan na. Teu gampang pikeun anjeuna janten ketua di Konora. Anjeuna kudu ngelehkeun musuh-musuh nu teu rareseupeun ka Konora. Supados punggawa asli Konora nu ngahianat nu namina teh ”Oncom na nyiru”, terus aya deui nu namina teh kelompok ”Ukat Juki”. Eta sadayana teh janten musuh nu terus ngarongrong Konora.</p>
<p>Untungna dina kahirupan sapopoena, Narto diasuh oge ku salah sahiji tokoh Konora nu pernah diajar ku sesepuh ka tilu, Namina teh ”Jin Baya”. Ku Jin Baya, si Narto teh diajarkeun elmu tanaga jero nu teu diajarkeun dipadepokan. Nepi ka akhirna si Narto bisa nyekel elmu ”seengan” sareng ”jurus ngageroan sato”. Narto nu nambah hebat, makin teu tiasa dibendung ku lawan-lawan na.</p>
<p>Dina panungtungan carita, engke si Ujang Narto bakal jadi sesepuh Konora nu salanjutna. Anjeuna dibaturan ku rencang-rencang hebat na sapertos Uli, Narji, Kamboja, Fa’i, Sumanto, jrrd dina ngajalankeun pamarentahan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusgerrard08.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusgerrard08.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusgerrard08.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusgerrard08.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusgerrard08.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusgerrard08.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusgerrard08.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusgerrard08.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusgerrard08.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusgerrard08.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusgerrard08.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusgerrard08.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusgerrard08.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusgerrard08.wordpress.com/301/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusgerrard08.wordpress.com&amp;blog=8113136&amp;post=301&amp;subd=agusgerrard08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusgerrard08.wordpress.com/2010/01/31/sinopsis-carita-si-ujang-narto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ceba16c008ba02f450b80c39277d0450?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusgerrard08</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
